narsisApa sih NARSIS itu?? Aku g’ tau deh…sejarahnya gimana? Apa seperti sejarah perkembangan bumi yang luuuuama banget itu (di pelajaran geografinya Bu. Heni tu…)?!! Taw seperti apa?? Kasih tau aku yaw…

Yang jelas-jelas aku tahu, saat ini sebagian besar masyarakat telah terjangkit suatu hal, ya…katakan saja endemik narsis. Narsis bisa saja dimiliki seorang individu sejak lahir (kalau pelajaran PKn-nya Bu. Tri seperti HAM, yang dimiliki sejak lahir, bener kan…). Tapi kebanyakan orang g’ gitu, mereka membangun ke-narsis-an mereka di dalam suatu pergaulan hidupnya. Bisa dalam temen sekolah atau temen di lingkungan masyarakat. Kalo udah gini, narsis itu dapat di kelompokkan menjadi penyimpangan gaya hidup g’ yaw…(he..he..he..buat tugasnya Bu. Wijay, q kan dapet tugas penyalahgunaan gaya hidup!). Tapi dalam sudut pandang biologi-nya P. Imam gimana ya…apa seperti virus atau seperti penyebaran penyakit biasa? Atau malah ada nama tersendiri untuk penyebarannya?? (buat nama ndiri untuk penyebaran narsis yow…, yaw mngkin bisa diabadikan di buku-buku penemu gitu…kaya Max Weber, kan keren…!!). Truz…agama setuju g’ ya dengan penyakit narsis ini?? Tanya Bu. Ita yow…Kalo P. Boy gimana?? Kalo teater itu butuh narsis g’…

Pokok’e ez buanyak orang yang terkena virus narsis. Di kelas X4 g’keitung ez…kaya Ade Irma Kurnia Dwi Putri (namae ae wez narsis, panjang benget!), truz Marco, genk narsis, yang g’ eksis lagi…(bapow, occhy, Novi, n’ Dyal), and see banyak gee.
Hidup Narsis!!! And Semangatnya P. Saifi tetep ada nd’ X4…Semangat…